BSYlTUOoGpCpTSdoGpM9TSM0Gd==
Light Dark

Pemkot Madiun adakan Pasar Murah Menjelang Lebara

Pemkot Madiun adakan Pasar Murah Menjelang Lebara

Pemkot Madiun adakan Pasar Murah Menjelang Lebara

Daftar Isi
×
Madiun I lintasmataram.id -  Pemerintah Kota Madiun bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Rejomulyo kecamatan Kartoharjo pada Jumat (6/3/2026).

Warga sangat antusias menyambut kegiatan ini, Sejak pagi, masyarakat terlihat mengantri, Gerakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau selama Ramadhan sampai menjelang Hari Raya Idu lfitri.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, menyampaikan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang stabil.

"Ini ada 15 titik. Hari ini merupakan titik yang ketiga, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan di sejumlah daerah,” ujar Heru.

Selain melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah juga melakukan berbagai intervensi lain untuk menjaga stabilitas harga, seperti operasi pasar di sejumlah pasar tradisional yang menjadi acuan penghitungan inflasi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kota Madiun karena dinilai mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Serta, terus melakukan pemantauan harga dan pasokan bahan pokok di pasar-pasar tradisional.

"Setiap hari laporan harga dari pasar selalu diperbarui oleh Dinas Perdagangan. Satgas juga terus memantau agar pasokan tetap aman dan harga stabil. Memang dalam rangka hari besar keagamaan permintaan naik,” Tuturnya.

Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan, berkolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri terus memantau harga dan pasokan pangan di lapangan.Untuk menjaga ketersediaan pasokan, lebih lanjut, Pemerintah Kota Madiun juga menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah sekitar seperti Kediri, Magetan, dan Blitar.

“untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, bekerja sama dengan daerah lain karena kota Madiun tidak memiliki lahan pertanian yang cukup luas." Tambahnya.

Selain itu, Bagus juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga yang signifikan. pemerintah daerah akan menyiapkan subsidi apabila terjadi lonjakan inflasi yang signifikan. 

Salah satu warga, Wiwin Kristiana, mengaku cukup terbantu dan memudahkan memenuhi kebutuhan bahan pangan, menurutnya, harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

"Adanya pangan murah saya memanfaatkan kegiatan ini untuk membeli kebutuhan pokok, Alhamdulillah sangat membantu,” Pungkasnya.


Reporter  : Manto
Editor.      : Red



Dibaca.    :
45.961

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads